Cinta adalah Air Mata

Tak bisa dipungkiri, enggak bisa enggak, cinta itu selalu berurai air mata. Bukan karena cinta itu luka, atau sakit, atau patah berkeping-keping. Karena air mata tak selalu bermakna kepedihan.

Kita pernah merasakan haru bukan? dan air mata datang mengiringi. Itulah air mata kebahagiaan, dan kita senang merasakannya. Di sinilah kita temukan hubungan yang mesra antara cinta dan air mata. Di saat orang yang kita cintai terpapar sakit, kita menangis terikut sakit. Di saat orang yang kita cintai jauh dari kita, kita menangis merindui. Pun di saat orang yang kita cintai mengkhianati, kita menangis meratapi. Begitulah cinta, ia bekerja dengan seksama, tak memandang suka bahagia, lara dan luka, selalu setia berteman air mata.

Jadi, marilah kita berlapang dada menyambut air mata, usah menampik dan menjauhinya. Biarkan ia menjadi harmoni dalam kehidupan cinta kita. Karena demikianlah alam bekerja.

 

Jogja, 31 Mei 2012

Habis nonton Mars Need Moms T^T

Sukmadanty

Socmed Is Boring

Belakangan, saya merasa betapa membosankan hidup di media sosial seperti efbe dan multiply, tetapi belum di twitter (Soalnya masih dipake untuk mesr*2an sama suami :P).

Membosankan, beberapa karena merasa tidak populernya diri ini, sehingga tidak banyak tanggapan yang masuk ke status/postingan. Membosankan!! Hal lain disebabkan muak dengan isi jurnal/status yang semakin geje, lebay, dan childish. So, sekarang semakin menjauhinya karena tak ingin dicap menjadi geje, lebay, dan childish.

Akhirnya, blog menjadi persinggahan alternatif untuk menumpahkan semua ide, atau keinginan, dan so pasti curhat-curhatan macam gini. Ya, meski tidak layak baca, tetapi aku hanya memikirkan hatiku yang plong setelah mencurahkan isi hati, bukan sibuk meratapi unpopulernya tulisan-tulisanku. Xixixixixi… =P

Socmed is boring, tidak bisa menambah isi otakku, lama-lama hanya sarana menggeje. Oh iya satu lagi; sarana pamer, ahlhasil baca-baca jurnal atau postingan di socmed bawaannya ngiri mulu. Lama-lama ilfeel (sorry =p). Lama-lama nggak mau nengokin. Dan jarang posting. Males.

Jogja, 27 Mei 2012

Boring socmed is true,

Sukmadanty

Lagi-lagi Ditemukan Balita Merokok

Siang ini, kembali saya mendengar kabar tentang seorang balita di wilayah Blora, Jawa tengah menjadi perokok aktif. Dalam sehari Wahyu (nama anak tersebut) mampu menghabiskan sebungkus batang rokok. Masya Allah!! Saya sempat mendengar dan melihat dialog antara wartawan televisi dengan ibunya, kurang lebih beginilah yang dicurhatkan sang ibu kepada media:

“Anak itu kalau ndak dikasih ya nangis mas, sudah saya marahin, saya pukul, saya cubit, tapi tetep nggak mempan”

Saya jujur miris mendengar pengakuan si ibu. Dipukul? Dicubit? Apa yang ada di benak sang ibu? Sekarang, –dan sebenarnya sejak dahulu, melakukan “kekerasan” terhadap anak untuk menghukum dan mendidik anak, terbukti tidak ada manfaatnya. Sekalipun jika sang anak terlihat manut dan nurut, namun “paku-paku” yang ditancapkan sang ibu di hatinya tidak akan pernah hilang, dan itu akan ia kenang dan mungkin dijadikan pedoman dalam mendidik anak keturunannya nanti. Nau’udzubillah!

Saya memahami, seorang ibu pastilah tidak mungkin membenci anaknya, selalu melakukan yang terbaik demi masa depan sang anak. Tetapi tak bisakah kita mengerti bahwa mencintai itu tidak melulu perkara memanjakan, kasihan, bersikap lemah terhadap kemauan anak, menuruti segala permintaannya. Cinta yang kita miliki harus tegas, sekaligus lembut.

Ingat, anak apalagi jika masih balita, membutuhkan pengasuhan yang positif dari orang dewasa seperti kita. Ia masih bersusah payah memahami antara perilaku baik dan buruk, perbuatan terpuji ataukah tercela. Mari kita turut menjadi bagian dari orang dewasa yang peduli terhadap jiwa suci yang dimiliki kanak-kanak .

 

Salam prihatin,

Sukmadanty

Siapa Dia di balik Pemikirannya

Tidakkah pernah kita jenak berpikir, ketika kita mengagumi seseorang -karena idenya, kontribusinya, dan karya-karyanya, sebetulnya apa misi yang tengah dia bawa? Benarkah praduga kita tentangnya? Seperti halnya kebaikan, kejahatan acapkali menuntut dukungan dari semuanya. Bila perlu orang-orang -baik ataupun buruk, tak perlu tahu bahwasanya tujuan yang terkandung di hatinya sebenarnya JAHAT, mendukung gerakan kiri, hitam.