Jus Wortel

Eh kagak nyangka jus wortel itu ternyata ENAAAKKKK….!!!

 

 

Pulang dari kampus ngejus sendiri, wortel campur tomat. Aduh udah kayak emak-emak aja, soalnya pernah denger jus wortel feat. tomat itu bagus buat kesuburan. weiwww… pembicaraan orang dewasa inih. Saya gak ikut-ikutan ah… πŸ˜›

Up date Dietku :P

Dietku kacau!! Hhehe… Yah, mengalami beberapa kemunduran semangat memang beberapa hari terakhir, payah deh :(. Susah ternyata istiqomah yah, apalagi kalau pas bersama teman, wiii… jajan bisa sembarangan, suguhan pun juga makanan yang masuk blacklist. Oww… susaahhh… !! T,T

 

Tetapi harus tetep semangat!! Eh, betewe kemarin aku menemukan seseorang (ihiirrr…!!) *halah*, seseorang yang juga menyadari tentang kesehatan! Ceritanya aku nemenin 2 temen cewek dan seorang temen cowokku jalan-jalan di seputaran Jogja. Waktu acara makan gitu, so cowok pesen teh tawar, wew bisa yah minum teh tawar, aku kalao jus masih bisa nerima, tapi kalao teh? wueks kayak apa rasanya? Kata dia, emang lagi menghindari gula demi kesehatan!!! Wawww…!!!! Saluuttt…!!! Hehehe… Aku sih udah lumayan ngurangin teh manis dan kopi. Alhamdulillah. Tapi kalau lagi bertamu ke rumah temen kadang suka disuguhin yang manis-manis, ya terpaksa deh minum juga :(.

 

Dan…. semenjak mengkonsumsi vit. E nafsu makanku rada meningkat nih, gampang laperrr… tapi sekuat tenaga aku menekan diri supaya kagak ngemil an jajan. Alhamdulillah…. ^__^. Aku bukannya takut gemuk or berlemak sih, tapi lebih ke alasan kesehatan! Hehehe… pan kalao jajanan gitu, kita nggak tahu berapa banyak garam, gula, pengawet, pewarna, MSG yang masuk dalam tubuh kita. Huuuuuu… horor!!

 

So, Bismillah!! Aku pasti bisa!!! Yayyy…!!!

Indonesia Sehat dari Keluarga!!

Sehat, kata itu kini menghantuiku. Bukan karena kata itu meracuni hidupku, bukan pula akibat penyakit yang ada dalam tubuhku. Tetapiiii… karena sekarang aku sadar betapa pentingnya nilai sehat itu!! Sehat bukan hanya tidak sakit, tetapi juga keadaan tubuh kita yang fit, segar, dan gak mudah capek. So, asupan gizi berimbang pun menjadi perhatian utama.

 

Setiap hari, harus ada porsi sayur yang masuk dalam tubuh, seharusnya seimbang itu kata ahli gizi yang aku denger tadi pagi di TVRI, porsi nutrisi harus memenuhi kebutuhan kalori tubuh manusia. Manusia memerlukan setidaknya 1800-1900 kalori yang diperoleh dari makanannya. Contoh, sepotong daging (aku lupa berapa gram) sama dengan 150 Kal, sejumput kacang-kacangan sama dengan 100 Kal, de es be. Semua itu dibagi menjadi 3 x jumlah makan kita, atau disesuaikan.

 

Sebenarnya iya ribet kalau mau nurutin aturan itu, jadi aku mewajibkan diriku paling enggak harus ada porsi sayur/buah itu. Untuk lauk, karena aku menggantungkan makanku pada bahan pangan di rumah, hehe maka ya kalau ibu nggak masak apa-apa aku masak dari apa yang ada aja di rumah. Aku barengi dengan beberapa vitamin untuk jaga-jaga dari kekurangan gizi (hahahah, nggak mungkin sih :p)

 

Dan akibat gaya hidupku yang mulai berubah, termasuk mengurangi gula, garam, MSG, makanan berpengawet dan berpewarna, maka Alhamdulillah bukan hanya tubuh sehat yang kudapatkan, namun kulitku jadi semakin bercahaya, halus, dan kenyal. Hahaha kayak promo apaan aja yah. Tapi bener kok, beberapa hari ini ketemu dengan kawan-kawan mereka mengutarakan tentang tambah “cantik”nya aku, hehe. Bukan narsis, tapi fakta!! :P. Bahkan tadi pas ketemu adik kelas yang sudah jadi alumni, dia nyeletuk, “Mbak, kamu kok nggak tua-tua sih? Dulu kan kamu kayak kakakku, sekarang kayak adikku”, Nah, kan, akibat aku suka sayur, kulit wajahku yang tuwir ini tersamarkan akhirnya. Hohoho…

 

Terus ditambah baca-baca pengalaman diet temenku yang memperbanyak makan sayur dan mengurangi nasi, dia juga banyak dipuji karena tambah ayu, kulitnya lebih mulus. So, selain sehat, ternyata gaya hidup sehat ini juga memiliki nilai plus-plus buat ibuk-ibuk macam kita ini.

 

Tentunya sebagai calon ibu yang cerdas, menginginkan generasi kita pun menjadi generasi yang sehat dan cerdas, semua dimulai dari rumah. Pemilihan bahan pagan dan cara pengolahan yang tepat tentu bisa mendukung upaya-upaya kita menyehatkan keluarga tercinta.

 

Jadi, sehat? Siapa takut? πŸ˜‰

Facial Ala Salon di Rumah

Assalamu’alaikum wr. wb. Selamat siang sodara sodariku! Kemarin saya –setelah sekian lama tidak menyambangi salon– facial di sebuah salon khusus muslimah di Jogjakarta, tetapi bukan salon Fathimah yah, hehehe. Tetapi, ternyata tidak sesuai dengan harapan. Saya pikir kalau di salon maka proses pembersihan dan pencerahan wajah akan dikerjakan dengan sangat mendalam. Kecewa sangat, saya memiliki usaha salon kecantikan juga, jadi tahu, bener-bener dibuat kecewa karena bahkan utk pencet komedo saja kena tambahan biaya, harganya tidak sebanding dengan prosesnya yang bisa saya kerjakan sendiri di rumah, tanpa alat salon! Bisa emang? BISA banget! Mau tahu? Saya akan beberkan kepada anda facial ala salon yang bisa anda kerjakan di rumah, murah meriah dan pastinya puas! πŸ˜‰

Praktek yuks!

Bahan:

  1. Cleanser & tonic
  2. peeling/scrub wajah
  3. minyak zaitun
  4. Air panas & anget
  5. Minyak aromaterapi (kalau ada)
  6. Masker sesuai jenis wajah
  7. Serum (optional) atau moisturizer
  8. alkohol

Alat:

  1. Baskom (air panas utk penguapan, air anget utk membersihkan sisa scrub)
  2. Handuk
  3. Tissue & kapas
  4. Sendok Una (untuk pencet jerawat & komedo, beli aja di toko penjualan alat salon/kosmetik, bilang aja mau beli alat pencet jerawat, udah ngerti pasti mbaknya, sendok una macem-macem bentuknya, beli yang salah satu ujungnya bulat bolong, hehe)

Caranya:

  1. Bersihkan wajah dengan cleanser yang sesuai dengan kondisi wajah. bersihkan sisa cleanser dengan air anget atau tonic.
  2. Teteskan minyak zaitun ke atas permukaan tangan, gosokkan sampai anget lalu tempelkan di wajah sampai kulit wajah merasakan kehangatan dari tangan kita. Lalu mulailah memijat. nah metode memijat wajah ini tersebar di youtube, cari aja yah. Hehe.
  3. Scrubbing. Fungsinya untuk mengangkat sel-sel kulit mati.
  4. Penguapan. Caranya letakkan wajah menghadap baskom yang telah diisi air panas/anget, kemudian tutupi kepala dengan handuk untuk menjaga uap air mengenai wajah secara optimal. Setelah merasa wajah agak kaku/tebal maka sudah cukup. Fungsinya untuk membuka pori-pori, sekaligus berfungsi sbg detox yang menyenangkan dan menenangkan.
  5. Lalu lap dengan tissue wajah kita.
  6. Gunakan sendok una untuk memencet komedo, hindari untuk memencet jerawat, apalagi jika belum berpengalaman. jangan lupa, sebelum memencet, bersihkan sendok una dengan alkohol, juga bagian wajah yang kita pencet untuk mematikan bakteri yang bisa mendorong timbulnya infeksi bahkan jerawat.
  7. Masker wajah sesuai dengan kondisi wajah. tunggu 10-15 menit/ sampai kering.
  8. Setelah dibersihkan dengan air anget, oleskan serum atau moisturizer, tetapi kalau kulit anda berminyak tidak usah pakai moisturizer.
  9. Dan tara! Kulit anda sekarang segar dan cerah berseri2, lakukan dengan rutin ya ladies, utk hasil yang cling2. Dan terpenting jaga pola makan Β & gaya hidup yang sehat untuk hasil yang paling maksimal.

Mau diskusi? bisa kok; new_ayyah@yahoo.com atau 02749575287 atau tinggalkan komentar di jurnal ini. Thank you! πŸ˜‰

 

Road To Diet

Haiyo sinten ingkang badhe nderekaken rencana kulooo…??? Ngacuuuung…!! Hehehe… Setelah belakangan hari banyak membaca dan belajar tentang pra-konsepsi, jadi tergerak untuk mempraktekkan langkah-langkah teknis demi kesehatan (saya) sendiri. Lo…?? Hehehe La wong masih sendiri kok, masak mau ajak-ajak orang?

 

Sebenarnya sudah agak lama belajarnya, tetapi selalu bertindak masa bodoh dan tak panjang mikirnya, jadi yang ada adalah menunda dan menunda unuk mempraktekkan gaya hidup sehat ini.

Pagi ini, sarapan saya tak banyak serat, biasalah pagi-pagi repot kalau mau masak kan? Ya sudah, tetapi minum suplemen masih berlanjut, sudah hampir 2 minggu jalan ^_^. Folavitnya tinggal 5 butir, harus stok lagi nih!

Bismillah!! Ayo sehaaaatttttttttttt!!!!

Diet Sehat Pra Konsepsi

Wuii… judulnya ngeri euy! Hahaha… πŸ˜€

Kemarin pas temenku habis nikah aku tanyain; “Udah periksa dokter mba? mempersiapkan kehamilan yang terencana…”

Eh beliau bingung aku tanyain begitu, penting nggak sih periksa-periksa gitu? Toh banyak pasangan di dunia ini yang kandungannya baik-baik saja tanpa ribet mikir ini itu. Iya sih, tetapi pernah nggak sih kita berfikir, akan ada “sesuatu” kehidupan di dalam perut kita, dan kita tak pernah tahu seberapa siap tubuh kita menopang, mendukung, dan menyuplai kehidupan di dalam sana?

So, mengenali tubuh kita membantu untuk menyiapkan kehamilan yang sehat, janin sehat ibu juga bakalan bahagia dong? Hehehe….

Emang apa sih yang perlu diperiksain? Beberapa di antaranya adalah periksa tekanan darah, kadar gula dalam darah, rubella, torch, atau periksain potensi penyakit yang ada dalam tubuh kita. Dengan begitu, jika ditemukan ada yang enggak beres di dalam tubuh kita, dapat segera diatasi sebelum terlanjur gawat.

Apalagi jika mempunyai riwayat keluarga yang memiliki potensi penyakit genetis tertentu, tetapi kalau tidak. Minimal kita mampu mengenali dengan baik kekuatan dan kelemahan tubuh kita. Misal, kita sering berkunang-kunang setelah terduduk lama, sering pusing, nggliyeng, berarti tekanan darah kita rendah. Atau kekurangan zat besi, padahal kedua kondisi tersebut sangat mempengaruhi kehamilan yang akan dijalani.

Ngomong-ngomong, sakjanya pengen cerita banyak, ya meski aku belum hamil, dan juga belum menikah, hehehe… tetapi ada baiknya aku ikut belajar kesehatan pra konsepsi Β dong. Aku harus cabut nih, dada~

Kita lanjut entaran… πŸ˜‰

Hati-hati Asap Kendaraan Bikin Bayi Lebih Kurus

Malam ini kita teruskan merenung, dan kali ini aku mendapatkan perenungan dari pengamatanku terhadap seorang bayi mungil yang hampir setiap hari kulihat tidur dengan pulasnya di luar! Di mana posisi ranjang bayi tersebut berdekatan sekali dengan jalan raya yang setiap hari melintas padat, hanya dilindungi oleh atap dari asbes, tidak ada tembok!

Awalnya aku hanya membatin, ini bayi kasihan sekali tidur dengan pulasnya di tempat seperti ini, sudah bising kotor pula udaranya. Bisa dibayangkan dong, barang-barang mati yag kita letakkan di luar rumah saja bisa ketempelan debu sampai tebel-tebel. Apalagi ini, seorang mahluk hidup kecil yang lemah tak berdaya, orangtuanya tidak melihat berapa banyak polusi yang ia hirup juga debu yang menempel padanya. Aish! Menyedihkan!

Dan hingga suatu hari perselancaranku di dunia maya mengantarkanku pada sebuah artikel tentang pengaruh asap kendaraan terhadap bayi yang lahir. Hasil penelitian ini aku baca dari detikdotcom. Aih, waktu kehamilan aja polusi itu begitu menyita kesehatan janin, apalagi bayi yang lemah tersebut lahir. Semakin memburuklah bayangan-bayangan bahayanya…

Para bumil, hati-hati yah….

My Delicious Lunch Today! (with Recipe)

Hari ini harusnya mulai ngajar, but but but… dikarenakan batuk yang sampai membuat tenggorokan kering jadi aku menundanya sampai setidaknya cukup aman untuk berinteraksi dengan anak kecil. So, di rumah sambil memikirkan materi homeschooling yang akan saya presentasikan pada seorang ibu hari ini (diselingi nonton film onlen streaming, hohoho), saya iseng masak makanan buat saya lunch hari ini, yang kepikiran adalah masak omelet with brokoli boiled (Tsah bahasane ngawurrr…). Selain mengenyangkan, enak dan gak pake lama, juga bernutrisi! Sebenernya makanan kebarat2an ini untuk breakfeast, tp saya sih enjoy2 saja memakannya di segala waktu :p

Here it is!!

Dimakan begitu saja tanpa nasi, latihan makan cukup tanpa nasi (kayak orang bule aja :D). Oiya, cara buatnya Continue reading

Bagaimana Gaya Hidup Pengaruhi Kesehatan Reproduksi Wanita

Hai pembaca Bundapiaradaku! Semangat pagi! Subhanallah… hari ini cerah ya! Semoga pun hati kalian secerah langit pagi ini πŸ™‚

Hari ini kita cuba untuk mebaca satu tema menarik nih, menurut saya sih, semoga kalian juga menganggapnya demikian. Tentang gaya hidup alias lifestyle seorang wanita yang nantinya akan menjadi ibu dari anak-anaknya. Hih rumit ya jadi wanita? loh baru teu? emberr… :p

Ternyata memang ada pengaruhnya buat wanita jika sudah dari muda pola hidupnya kagak ada sehat-sehatnya. Gaya hidup gimana sih yang bikin kesuburan wanita terganggu? cekidot yuk Continue reading

Mengatasi Kolik Ponakanku

Yeah, agaknya Allah tau aku kehilangan banyak inspirasi menulis artikel, lalu Dia yang Maha baik memberikan aku kesempatan ini. Menenangkan bayi kolik! (Aku lebih seneng menulis berdasar pengalaman, dibanding asal comot sana sini).

Sebenarnya (mungkin) bukanlah kolik dalam arti sesungguhnya, karena aku juga tidak tahu ritme tangisan bayi yang menjadi “korban”ku kali ini. Hm. Kalau dalam arti sesungguhnya, kolik itu semacam tangisan bayi terus menerus selama hampir 3 jam/hari terutama pada waktu sore menjelang malam. Penyebabnya pun konon belum banyak diketahui secara pasti, banyak faktor “X” yang menyertai pokoknya.

Ceritanya, pas baru nyampe rumah aku mendengar suara tangisan bayi, aku pikir itu bayi tetangga yang rumahnya memang berada di depan rumahku. Betul-betul tangisan yang menyayat hati, tumben suaranya sampai rumahku (biasanya sih itu bayi anteng benderang *Loh?). Pas baru masuk kok suara tangisnya semakin kencang, barulah aku curiga kalo ada bayi di dalam rumahku, langsung deh menebak itu bayinya sepupuku yang baru beberapa bulan.


Tada! bener aja, Continue reading