Bertandang ke Rumah Sunny Boy

Hari ini tak berniat untuk ke mana-mana selain ke grebeg buku Jogja yang diadakan di gedung mandala bakti wanitatama, hari terakhirrrr….!! Dan saya lumayan lama tak ke pameran buku. Sejak ada kehidupan dalam perut ini, saya menempatkan kebutuhannya sebagai prioritas tertinggi dalam hidup saya (ceile…). Mulai dari baju, makanan (nggak juga deng, masih dipengaruhi hawa nafsu bundane :P), sampai kepada pilihan buku bacaan. Dari perburuan kali ini saja ada 3 buku anak dari 4 buku yang saya beli, hehehe…

Bismillah, Insya Allah niat saya, kelak dedek ini jadi anak yang suka membaca buku dan juga menulis buku. Aamiin…

Dan satu buku tentang “the cars” saya beli khususon untuk mantan murid homeschooling saya, Sunny.

Sunny boy

 

Tetapi rupanya, ketertarikannya sudah jauh beralih pada dinosaurus!! Entah mungkin suatu hari nanti buku stiker itu akan dibukanya. Hehehe ๐Ÿ˜€

Begitu takjubnya saya, ketika Sunny memamerkan buku-buku dinosaurusnya, dan menyebutkan namanya satu persatu tanpa pikir panjang dan lama, oh, tadi sempat dia terlupa, “Iniii…. eng apa ya?”, dia memegang kepalanya yang mungil lalu, “Ohh… ini… _______” (Saya sendiri nggak paham namanya).

Ya begitulah, rindu aku bercengkrama dengan anak-anak cerdas seperti dia. Tetapi Insya Allah sebentar lagi, bercengkrama dengan anak sendiri, semoga lebih bisa sabar, kuat dan diberikan kemudahan membimbing anak ini. Aamiin.

Membiasakan Anak Melihat Kebaikan (homeschooling today)

Bingung mau nulis apa judulnya, hehe. Ya intinya sih membuat anak melihat kebaikan di lingkungan tempat ia tumbuh. Dan, kayaknya aku lebih suka kata home education deh, soalnya homeschooling identik sama anak usia sekolah yang melakukan kegiatan belajarnya di rumah. Lagipula menurutku istilah home education lebih nendang dibanding homeschooling.

Hari ini sumber inspirasi kita seperti biasa, anak didikku, muridku, adikku, anakku, ponakanku tercinta, Sunny boy!

Continue reading

Mamaku Adalah Ibuku #Renungan Jilid 1

Sore ini, hati dan pikiran saya tergerak di satu titik, Ibu. Seorang wanita yang dari rahimnyalah aku lahir, dari tangannyalah aku terdidik, dan dari doanyalah aku mewujud. Menjadi seperti ini. Aku memiliki apa yang tak dimiliki oleh wanita lain. Aku juga memiliki ibu yang tak seperti orang lain miliki. Ibuku yang istimewa.

Aku memanggilnya mama, meski kata orang “mama” berarti uang saku yang lebih. Haha. Tapi ibuku lebih suka kami panggil mama. Ya mama. Ah aku ingin menangis. Dan di penghujung inginku, perlahan air mata itu bergulir satu demi satu. Aku ingat banyak, banyak hal yang tak patut aku lakukan sebagai seorang anak. Mamaku menaruh harapan-harapan di pundakku, dan banyak di antaranya aku tentang dengan alasan aku memiliki kehidupanku sendiri. Aku sering egois memikirkan perasaanku sendiri, lalu mengorbankan perasaan halusnya.

Mama, mama… sebenarnya banyak hal yang ingin kulakukan untukmu. Membuktikan baktiku padamu. Namun dikarenakan egoku, sering sekali cita-citaku untukmu tersamar, bahkan pupus begitu saja. Mama, Continue reading

Bersama Ponakan Tersayang :)

Alhamdulillah…. kemarin Selasa dikabarin ama Kaima klo HIDE ada di Jogja! Langsung dah hari berikutnya cap cus!! Aduh seneng banget liat HIDE yang montok dan lucu… amat kontras dengan Bundanya yang kecil mungil, hehehehe… ๐Ÿ˜€

Puas deh main sama ponakan tersayang, gak sabar nunggu gedean dikit biar bisa digodain, hehehehehe… :p

Hehehe… gembull… ๐Ÿ˜€

 

Dan yang paling aneh nih, pose Hide yang satu ini, kata Bundanya baik untuk pernafasan bayi, oh saya tidak tahu itu!! hehehehe… ๐Ÿ˜€ ntar deh cari tahu… ^^

Hideyoshi Arkan Arsalan

Senaaaang…. (^.^)/

Celoteh Anak (Lomba)

Ada gejolak rasa rindu yang meluap saat memori saya putar di waktu-waktu kebersamaan saya dengan murid homescholing saya. Ya, banyak sekali kejadian yang saya alami bersama Rafid (4 tahun) dan Hamza (2 tahun), dan jika semua peristiwa tersebut diterjemahkan ke dalam sebuah perasaan, maka artinya adalah perasaan rindu bertalu-talu.

 

 

Awal saat dipertemukan dengan Rafid, ia menolak saya dan mengajukan berbagai alasan supaya saya tidak mendekat, dia katakan ngantuklah, capeklah, sementara Hamza? anak itu bersikapย cool dan cuek dengan kehadiran saya. Dengan modal kemampuan “merayu” dan sedikit “muka badak” saya berusaha mendekatinya; saya tidak peduli saat mata beningnya melihatku aneh karena saya dengan pede-nya bernyanyi-nyanyi gila di depannya, memperagakan lagu yang sedang saya nyanyikan. Alhamdulillah trik ini berhasil! Rafid terpancing menebak gerakan yang saya lakukan. Ini adalah awal yang bagus bagi saya untuk mengambil hatinya meski Hamza, adiknya masih bersikap cuek dan asyik sendiri, saya yakin toh dengan perjalanan waktu kami akan dekat juga :). Continue reading

The Babies Film

Assalamu’alaikum Ayah-Bunda… pa kabra? Alhamdulillah ketemu lagi ama saya, hhuuu… *sorakin rame-rame… :p

 

Kali ini saya bawa kabar gembira, hoho… apalagi kalo bukan tentang kemunculan sebuah film yang kudu-kudu wajib dituntun kita-kita. Penasaran kayak gimana jalan ceritanya? ya sama Bund, wong saya juga belum nonton, ini film belum diputer di Jogja, masi “coming soon” judulnya! hehe… ya nyicil liat trailer-nya atao baca sinopsisnya kan bisaa, ya to?

 

Film ini berkisah tentang 4 anak dari 4 negara yang berbeda coba didokumentasikan oleh Thomas Balmes. Pertumbuhan mereka sejak dari dalam kandungan sampai bisa menapakkan kakinya berhasil diabadikan.

Tentunya adegan lucu dan menggemaskan yang tergambarkan lewat rekaman tersebut. Mereka adalah Ponijao dari Opuwo, Namibia, Mari dari Tokyo, Jepang, Bayar dari Bayanchandmani, Mongolia, Hattie dari San Fransisco, California. Continue reading

Belajar dari Polah Anak

Oh baiklah, apakah kemarin anda mencari saya Bunda? setelah seharian kemarin saya benar-benar absen tak menulis apa-apa… (hihihihi…. pede banget yah… )

Hari ini saya ingin bercerita tentang sesuatu Bunda, semoga bermanfaat yah… (mode curhat ala BUNDAPIARADAKU).

Ini pelajaran yang saya dapatkan dari murid saya dahulu. murid kecintaan saya, dan katanya sih, saya juga guru kecintaan mereka Bunda… (hihihi).

Well, suatu hari… hamza (2 tahun) merengek meminta gunting yang aku pegang, yah, si kecil itu memang sedang seneng-senengnya main gunting, lipat, gambar, dan semacemnya (ikut-ikut kakaknya). Nah, karena masa itu saya sedang asyik menemani kakaknya berkreasi, maka saya tak mau kalah, memberikan penjelasan padanya kalau gunting ini bahaya… Lihat apa yang dia katakan,

“maaf… maaf… maaf amah.. Amza mau pinjem guntiiing… maaf amah…”

Lah?!? Continue reading

Celoteh Anak

Bismillah…

Alhamdulillah… meski berat Bunda, beraat sekali yang saya hadapi belakangan ini, namun Insya Allah semua ini akan ada hikmahnya. Doakan kuat yak!!


Well, hari ini saya ingin berbagi kisah-kisah lucu nan menggemaskan selama saya berinteraksi dengan anak-anak. Ah, memang tidak banyak, atau mungkin hanya lupa, tetapi setidaknya kisah ini akan membangkitkan semangat untuk mencintai fitrah kekanak-kanakan anak-anak tanpa harus bersikap kekanak-kanakan, aduh bahasanya….



Rafid

Continue reading