The Day Before Tomorrow

Dan besok saya harus kembali ke Djogja, bergulat dengan dosen penguji (dan pembimbing) yang telah berhasil menemukan jalan menuju mimpi saya –akhir-akhir ini.

Dan saya kembali harus merasakan perasaan rindu yang menghentak-hentak kepada kakanda T^T. Ya Allah, jagalah ia, saya, dan anak kami. aamiin.

*Lagi sedih, nggak bisa ngomong banyak.

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s