Selamat Berkurang Usia, Suamiku…

9 Mei 1987 road to 9 Mei 2012.

Selamat berkurang usia mas Basu Mandhira, my Lovely Husband…

Seperempat abad sudah engkau kini, sayang

Seperempat abad engkau habiskan waktu di bumi, berapa sisanya? Allahu’alam

Selamat sayang, di seperempat abad ini pula engkau menggenapkan separuh dien-mu. Hehe…

Aku masih sedikit bingung untuk memutuskan, apakah aku harus senang, ataukah sedih? Dua-duanya sama-sama berawalan se-

Orang-orang terlihat bahagia memberikan selamat atas bertambahnya usiamu,

Tapi kenapa terlintas perasaan sedih dalam hatiku atas berkurangnya usiamu?

Ah, tapi, bukankah bertambah maupun berkurangnya usia menjadi titik balik lagi? untuk menjadi lebih-lebih-lebih dan lebih baik dari hari-hari kemarin?

Dan tentu saja, meski semua berjalan terasa lambat, tetapi berkurangnya jatah usia kita, Insya Allah adalah tanda bertambah dekatnya kita pada perjumpaan itu, sayang

Alhamdulillah

Tiada yang lebih berfaedah selain ketundukan kepada-Nya yang bertambah

Tiada yang lebih membanggakan selain kecintaan yang meningkat, kepada-Nya…

Suamiku, mari bersama-sama tumbuh di kedalaman cinta terhadap Rabbul ‘alamin

Berkembang bersama dalam tali agama Allah

Semoga ketaatanmu kepada Allah, mengantarmu kepada Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang di dalamnya disediakan bidadari-bidadari bermata jeli

Tetapi ingat wahai suamiku; jadikan aku pemuka bidadari surgamu😛

*aamiin*

Jogja, 9 Mei 2012

With a thousand tank of Love

Sukmadanty

8 responses

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s