H-5

Whats?! Jadi sudah H-5? And u know what????? Beberapa undangan masih ndongkrok manis di meja belajar -_-”

Masih banyak, bingung pula harus dimulai darimana menyebarkannya, padahal dari hari ahad kemarin (sekarang selasa) sudah sok-sokan janjian sama yang terundang, tetapi entah kenapa malas keluar (hari ini hujan seharian, dan saya lebih memilih berkhalwat mesra dengan draft skripsiπŸ˜›.

Dan di beberapa hari yang sangat sudah mendekati hari H!!! Sepertinya saya perlu diapain gitu supaya segera sadar. Karena saya rasa saya masih bermimpi, bermimpi dilamar pangeran dan belum kembali-kembali juga dari dunia fantasi =))

Oiya saya pengin cerita sedikit tentang proses menuju hari H itu, tetapi jangan harap saya menceritakan detail pertemuan yang romantis atau apalah, hihihi… karena itu tentu saja biar sedikit saja yang tahuπŸ˜›. cerita ini tentang sebuah obrolan ringan ke sana kemari dengan beberapa sahabat dan teman-teman, berkaitan dengan pernikahan ajaib ini. Ngeeek… !!πŸ˜›

Pertama, obrolan sama Popay, sobat saya yang lagi halim 10 minggu (kalau ndak salah), pas itu ceritanya dia kangen berat sama saya (mencitrakan betapa ngangenin-nya sosokku, kekeke) jadi kita janjian untuk bertemu. Basa basi saya tanya gimana rasanya dulu dia pas mau nikah, katanya, “ya seneng sih, tapi udah H-3 itu sudah kehilangan kesadaran”. Whuatzz!? Saya nggak mau begitu dong, nanti sadar-sadar saya sudah jadi istri orang, “ci luk ba!!!”.

Kedua, Psstt.. rahasia nih, makanya saya akan tutupin identitas korban, demi keamanan dan kenyamanan bersama. Sewaktu saya kabarkan tentang pernikahan ini, dia, sobat di masa lalu itu, sms, Aku seneng kamu sudah mau menikah, jadi tak ada harapan lagi bagiku memimpikanmu, kau hanyalah mimpi bagiku takkan jadi nyata, guess what?! Yups, saya jadi pengen nyanyi baca smsnya!πŸ˜›. Awalnya saya serius banget menanggapi sms ini, tetapi kemudian hebatnya saya mikir (muji diri sendiri), masa lalu itu enaknya dijadikan lucu-lucuan saja, jangan kembali dimasukkan dalam hati. And then, ya sudah… akhirnya senyam senyum aja baca smsnya. Aya-aya wae teh naon kumaha damang… (maap merusak bahasa :P).

Ketiga, hemb… apa yah? Tentang wedding website!! belum tahu? wah ketinggalan, monggo dikunjungi di www.aandanti.com. Jadi, kalau anda lihat komentar salah satu teman kampus saya di profil calon pengantin laki-lakinya, sumpah jadi cengar cengir sendiri. Katanya, saya adalah aset berharga di angkatan kami! Miahaha… ada-ada saja deh, untung nggak ada investor lewat, bisa diprospek saya nanti. Hehehe…

Keempat, tentang persiapan saya, Dahulu saat menemani sahabat di hari-hari terakhir menjadi lajang, saya hampir selalu menawarkan dan menganjurkannya untuk perawatan di salon. Tetapi kali ini, saya melawan peraturan itu. Malas ke salon! Toh, saya sudah bisa kok perawatan ala salon di rumah, meski banyakan nggak sempetnya, jadi kalau ditanya, maka belum ada yang saya perbuat untuk mempercantik diri. Ngihihihi…πŸ˜›

Terakhir, saya mohon doanya yaa… kepada siapapun pengunjung ghaib blog ini, agar dilancarkan sampai hari H dan setelah hari H, semoga terbangunlah keluarga samarada di rumah tangga kami nanti. Aamiin.. ^_^

Jazakumulloh khairan katsir…

6 responses

  1. hohoho, mas aan harus tahu request2 mbak-nya nih =P
    *tp asli, ketawa ngakak baca postingan yang ini ^_^

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s