Indonesia Sehat dari Keluarga!!

Sehat, kata itu kini menghantuiku. Bukan karena kata itu meracuni hidupku, bukan pula akibat penyakit yang ada dalam tubuhku. Tetapiiii… karena sekarang aku sadar betapa pentingnya nilai sehat itu!! Sehat bukan hanya tidak sakit, tetapi juga keadaan tubuh kita yang fit, segar, dan gak mudah capek. So, asupan gizi berimbang pun menjadi perhatian utama.

 

Setiap hari, harus ada porsi sayur yang masuk dalam tubuh, seharusnya seimbang itu kata ahli gizi yang aku denger tadi pagi di TVRI, porsi nutrisi harus memenuhi kebutuhan kalori tubuh manusia. Manusia memerlukan setidaknya 1800-1900 kalori yang diperoleh dari makanannya. Contoh, sepotong daging (aku lupa berapa gram) sama dengan 150 Kal, sejumput kacang-kacangan sama dengan 100 Kal, de es be. Semua itu dibagi menjadi 3 x jumlah makan kita, atau disesuaikan.

 

Sebenarnya iya ribet kalau mau nurutin aturan itu, jadi aku mewajibkan diriku paling enggak harus ada porsi sayur/buah itu. Untuk lauk, karena aku menggantungkan makanku pada bahan pangan di rumah, hehe maka ya kalau ibu nggak masak apa-apa aku masak dari apa yang ada aja di rumah. Aku barengi dengan beberapa vitamin untuk jaga-jaga dari kekurangan gizi (hahahah, nggak mungkin sih :p)

 

Dan akibat gaya hidupku yang mulai berubah, termasuk mengurangi gula, garam, MSG, makanan berpengawet dan berpewarna, maka Alhamdulillah bukan hanya tubuh sehat yang kudapatkan, namun kulitku jadi semakin bercahaya, halus, dan kenyal. Hahaha kayak promo apaan aja yah. Tapi bener kok, beberapa hari ini ketemu dengan kawan-kawan mereka mengutarakan tentang tambah “cantik”nya aku, hehe. Bukan narsis, tapi fakta!!๐Ÿ˜›. Bahkan tadi pas ketemu adik kelas yang sudah jadi alumni, dia nyeletuk, “Mbak, kamu kok nggak tua-tua sih? Dulu kan kamu kayak kakakku, sekarang kayak adikku”, Nah, kan, akibat aku suka sayur, kulit wajahku yang tuwir ini tersamarkan akhirnya. Hohoho…

 

Terus ditambah baca-baca pengalaman diet temenku yang memperbanyak makan sayur dan mengurangi nasi, dia juga banyak dipuji karena tambah ayu, kulitnya lebih mulus. So, selain sehat, ternyata gaya hidup sehat ini juga memiliki nilai plus-plus buat ibuk-ibuk macam kita ini.

 

Tentunya sebagai calon ibu yang cerdas, menginginkan generasi kita pun menjadi generasi yang sehat dan cerdas, semua dimulai dari rumah. Pemilihan bahan pagan dan cara pengolahan yang tepat tentu bisa mendukung upaya-upaya kita menyehatkan keluarga tercinta.

 

Jadi, sehat? Siapa takut?๐Ÿ˜‰

4 responses

  1. kalau mau ngirit, nanam sayuran sendiri di rumah.. cukup pakai plastik polybag (bisa juga pakai gelas/botol air mineral bekas, kaleng biskuit yang sudah tak terpakai) + sejumput tanah subur dari kebun + beberapa biji slada/sawi/terong/tomat/jagung/cabai (yg bisa dibeli di toko pertanian terdekat) + seciduk air setiap pagi dan sore –> sayur mayur bernilai gizi tinggi siap dipanen setiap hari๐Ÿ™‚

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s