Perasaanku Kepadamu

Tidak bosan rasanya membahas tentangmu, bagaimana dan mengapa, semua begitu menarik di mataku. Mungkin aku sudah naik cinta, sehingga rasanya pun melayang setiap mengingatmu. Baiklah, pagi ini, sebelum aku menemui salah satu bocah kesayangan, aku ceritakan saat-saat perasaanku naik padamu,

Saat kamu sakit, saat kamu sakit, aku melihat dengan jelas di matamu usahamu yang keras untuk menolak rasa sakit yang terlanjur ada. Aku suka caramu mengatasi perasaan itu, antara ingin menangis dan tabah. Tak ada yang bisa menggambarkan rasa sukaku atas ketabahanmu.

Saat kamu mengantuk dan tertidur di pangkuanku, saat tubuh mungilmu duduk di pangkuanku, ada gelombang kedamaian yang serta merta datang menyerbu jiwaku. Dan saat melihat matamu terkatup separuh demi separuh, aku rasa kamu hanya ingin tidur seperti itu.

Saat kamu menangis, saat kamu menangis aku luluh beserta air matamu. Meski aku diam atau hanya memandangmu lalu memelukmu erat, kamu harus tahu bahwa aku bukan ingin meredam tangismu, tetapi aku ingin kamu tahu bahwa apapun yang kamu lakukan aku tetap cinta kepadamu.

Saat kamu memujiku, tidak ada yang lebih membuat aku ge er dari itu, meski aku rasa dipuji oleh orang dewasa sama menyenangkannya. Ahaha, tetapi ketulusanmu mengatakan kata-kata manis itu benar-benar melelehkan hati.

Saat kamu memandangku, dan hanya fokus kepadaku. seakan kamu mengatakan betapa menyenangkan berada dekatmu.

 

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s