Cerita Homeschooling Hari Ini

Hari ini ada sweet story tentang muridku yang aku kenalin dulu kala itu. Sebenarnya ini hari kemarin kejadiannya. Dan untuk pertama kalinya aku merasakan anak itu gampang banget “belajar”nya. Alhamdulillah banget. Aku juga merasa enjoy main sama dia. Udah pernah kubilang kan? anak itu meski kinestetik cantik, tetapi kalo udah jadi anak manis, jadi tambah-tambah manis, tambah sweet, bahkan bikin tersenyum haru. Hehe.

eh, kok judulnya hari ini ya, gak papa deh, anggep aja aku postingnya kemarin yah. Aktivitas yang kami lakukan sih seperti biasanya, menggambar, melukis, membaca buku, bermain-main yang asyik (perlu detailkah kegiatan yang kami lakukan?), nah di mana sweet-nya?

Sabar, hehe. Pertama waktu membaca buku, sebenarnya bukan sesuatu yang sweet sih, lebih tepatnya bikin aku terkesima luar biasa padanya. Apa itu? Ceritanya anak ini badannya anget banget, enggak tahu tiba-tiba sesiangan gitu aku badannya anget, aku ampe khawatir, tapi liat anak itu yang aktif ples abis nanya bundanya kalo gak papa jadi adem ayem. Habis makan dia minta dibacakan buku, kita baca buku tentang bentuk, alam, alat transportasi, dan bahasa inggris untuk anak. Anak itu terlihat senang membaca buku (dari semua aktivitas memang hanya baca buku yang mampu menyedot perhatiannya penuh-penuh), lalu lama-lama dia rada lemes (lemes-lemes excited gitu), trus ngucek-ngucek matanya pake tangan, lama-lama-lama (hehe) dia kucekin matanya ke tubuhku (posisinya dia kupangku miring). Waktu aku bobokin dia di pangkuanku dia gak melawan, saking sakitnya kali ya. Kalau aku panas aku juga merasa nggak enak di mata, mungkin dia juga merasa matanya panas-panas gak nyaman gitu kali ya. Melihat dia sperti itu aku jadi trenyuh, dia nggak nangis, nggak mengeluh, dan masih pengen tetp baca buku sama aku. Dan setelah sekian lama melawan rasa sakitnya, dia tertidur. Padahal biasanya dia nggak mau tidur siang.

Kedua, baru ini cerita manis. Dia kalo ada kemauan, atau marah nadanya imut banget, misal nih, “itu bukan di situ, tante”, “jangann… tante…”, tapi meski suaranya imut gitu, kalo bener-bener lagi sebel wajahnya bentuknya lucu: senyum-senyum nahan cemberut. Bisakah dibayangkan?😀

Dia juga suka nungguin aku, nunggu di jendela, dan selalu menantikan belajar bersama tantenya ini. Kalau pulang, aku disuruh hati-hati. Kayak kemarin, waktu dia nganterin aku sampai halaman dia bilang, “hati-hati tante, ada eskrim…”. Hahaha. Waktu itu memang ada tukang es krim yang lewat di depan rumah. Hahaha.

Ketiga, tadi siang. Karena terburu-buru, aku nggak sempet makan siang bersamanya. Terus dia berulang-ulang bilang, “makan dulu tante, ini makannya tante ada di meja makan…”, akhirnya sama bundanya ditawarin buat dibungkusin aja, setelah oke. Dia ngeliat minumku, “tante minumnya dihabisin dulu. Dibungkus juga ya?”. Hahahaha…!! Aduh liat wajah imutnya aku jadi meleleh😀

Well, sekarang aku tahu bahwa aku harus kuat untuknya. Belajar yang semangat ya nak sama tante!! Love uuuuu…!!! ^____^

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s