Berenang Aman Bagi Ibu Hamil

Berenang adalah olahraga yang paling mengasyikkan (setidaknya menurut saya, hehe). Saat berenang, tidak terasa kita telah membakar kalori dan melatih otot-otot tubuh kita, selain itu, berenang juga olahraga yang minim cedera. Oiya, berenang juga efektif untuk menangkal stress loh! Karena saat kita berenang, hormon serotonin yang memunculkan sensasi tenang dan rileks menjadi aktif. Dan sebetulnya hampir semua jenis olahraga dapat mengaktifkan hormon yang bermanfaat meredakan stress ini.

Lalu, bagaimana berenang saat hamil? Gak masalah lagi Bund! Kan ada pelampung alami tuh di perut… Ups! Hehe…😀. Ternyata eh ternyata berenang adalah olahraga yang sangat direkomendasikan para dokter kandungan, karena olahraga ini relatif aman bahkan pada kandungan bermasalah sekalipun, seperti mengandung dengan BB berlebih/kurang, pernah melahirkan prematur, pinggul sempit, anemia, dan lain sebagainya. Hanya saja bumil sebaiknya memperhatikah hal-hal berikut saat memutuskan untuk berenang:

  1. Pastikan tubuh anda cukup fit untuk melakukan olahraga ini, jangan memaksakan diri kalau kondisi badan sedang tidak enak.
  2. Lakukan pemanasan sebelum berenang, hal ini terutama untuk menghindari kram yang suka muncul karena kurang pemanasan.
  3. Lakukan olahraga ini dengan santai dan rileks, jika terasa capek beristirahatlah sejenak di tepian kolam sambil bermain air.
  4. Bagi anda yang jarang berolahraga renang atau tidak bisa berenang, anda dapat berjalan santai di kolam yang dangkal, atau mengayuhkan kaki sambil berpegangan di tepian kolam.
  5. Jangan sungkan untuk bertanya pada pengelola air kolam kapan waktunya mengganti air, lalu pilih hari tidak jauh dari waktu penggantian air kolam.
  6. Pilih waktu berenang sebelum pukul 10.00 pagi atau setelah pukul 15.00 sore untuk melindungi kulit dari sengatan matahari, kecuali kolam air indoor.
  7. Gaya berenang yang dipilih sebaiknya adalah gaya bebas atau gaya dada karena gerakannya tidak ekstrem.
  8. Hindar gaya renang punggung terutama saat usia kehamilan menginjak 7 bulan karena menyebabkan tekanan pada janin, juga hindari gaya renang kupu-kupu karena gerakannya yang ekstrem membahayakan janin.

Lalu apa ya manfaat berenang bagi bumil?

  1. Gerakan kaki dan tangan yang aktif akan melenturkan otot-otot yang kaku, bahkan mengurangi bengkak kaki akibat peredaran darah yang kurang lancar.
  2. Pengambilan napas yang dilakukan saat berenang melatih pernapasan untuk persalinan kelak.
  3. Secara keseluruhan, olahraga berenang membuat tubuh lebih fit dan segar, mengurangi mual di pagi hari, dan pegal-pegal yang sering dikeluhkan bumil.

Jadi, ayo berenang!! ^_^

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s