Sindrom Malas Belajar

Huft apa jadinya ya? “Malas Belajar”!

Yang pasti itu kiamat kecil dalam hidup kita, seperti saya Bunda, lagi malas belajar, makanya dua hari isi jurnal ini curhatan konyol tak jelas, bikin sakit mata yang membaca. Hhhoo… mahap Bunda.

Akhir-akhir ini kayakna saya memang terserang feeling kemelow2an, hah? Apa pula itu? hehehehe… Ya semacam perasaan melankolik yang rada parah. Tsaahh…! Kenapa? wah jangan tanyakan deh, itu misteri hidup saya, hehehe…😀

Sebenarnya hanya renungan kecil, yang terlintas tak sengaja karena menghadapi beberapa peristiwa “pahit” dalam hidup ini. Oh ternyata rasanya nyesek ya Bund? Ha iya… ckckck… ke mana saja saya ya? terbuai dunia yang isinya semu, indah di permukaan, nikmat sesaat! Hhmm…

Imbasnya, ya ini, malas belajar, kalau biasanya saya suka jalan-jalan ke situs favorit untuk belajar, kayak urbanmama, ayahbunda, education, keluargabahgia (yah! blog saya yang lain inih, haha), dll… tapi sekarang… ada perasaan bersalah dan kembali menjadi tertuduh atas sebuah judgment temen2 yang paling saya benci sejak dulu.

“Kamu pengen banget punya anak ya?”

Kenapa? orang belum punya anak gak boleh belajar? Kenapa??

Yahh… melow lagi saya… (>_<)”

2 responses

  1. Baru tahu ternyata tulisanmu masuk web media indonesia to?
    “Mengkaji Kebijakan Tata Ruang yang Ramah Terhadap Ekosistem Kota”

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s