Bila Anak “Susah” Makan

Anak Sadar Gizi

Anak Sadar Gizi

Waow… ternyata lama juga saya tidak update blog ini, Alhamdulillah… masih saja ada pengunjung setia meski saya sering tidak ada di “rumah” ini…🙂

Okay Bunda, beberapa waktu yang lalu ketika saya mengisi sebuah acara ibu-ibu PKK di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta sana, seorang ibu pernah bertanya kepada saya,

“Anak saya susah sekali makannya, apa yang harus saya lakukan?”

Ya, ibu mana yang tidak frustasi melihat sang buah hati tak doyan makan, terlebih sayur dan buah. Lalu darimana nutrisi yang diperoleh? Baik-baik, begini Bunda, sebelum kita seangat merecoki buah hati dengan berbagai makanan yang menurut dia gak enak, dan secara psikologis anaknya memang sedang malas “dipaksa” makan. So perhatikanlah 10 pendekatan positif memberikan anak kita makan:

1. Ingatlah bahwa Anda adalah orang dewasa yang memegang kendali! Jangan biarkan anak anda menentukan apa yang akan dimakan. Anda memutuskan apa yang akan dimakan, dan anak anda memutuskan seberapa banyak yang dia makan. Oh jangan khawatir dia akan kelaparan Bunda, setiap anak memiliki naluri kapan harus makan dan kapan sudah kenyang🙂

2. Jangan langsung menyerah saat anak anda berkata “aku tak menyukainya“. Maksud mereka adalah, “Aku sedikit takut mencoba hal baru”. Penelitian bertahun-tahun menunujukkan bahwa menawari anak makanan baru sekurang-kurangnya pada 10 kesempatan terpisah, dan akhirnya mereka akan berhasil.

3. Secara rutin, perkenalkan rasa baru kepada anak sejak usia dini-dalam rahim, melalui ASI, dan setelah usia 6 bulan ketika mereka mulai mengonsumsi makanan padat, teruslah menambah variasi pada menu makan anak anda.

4. Jadilah teladan yang baik. Makanlah berbagai macam makanan, dan biarkan anak melihat Anda dan keluarga lainnya menikmati, serta dengan semangat mecoba makanan baru.

5. Perkuat sikap makan positif anak. Jangan pernah biarkan satu kesempatan melayang untuk melihat anak anda sedang melakukan sesuatu yang benar. Secara rutin, saksikan dan berilah komentar yang positif setiap kali anak Anda mengonsumsi makanan sehat dan mencoba yang baru.

6. Manfaatkan selera makan anak Anda. Kembangkan selera makan anak Anda, dan perhatikan sebaik apa mereka makan! Bukan dosa membiarkan anak Anda merasa lapar. Faktanya justru itu membantu anak Anda “mendengarkan” selera makan alami mereka sendiri.

7. Jagalah lingkungan makan di rumah “bebas dari emosi”. Jangan melarang atau memaksakan makanan tertentu karena sikap orangtua yang seperti ini akan menciptakan dampak sebaliknya dari yang anda harapkan.

8. Ubahlah lingkungan penyimpanan makanan dan dapur Anda. Usahakan makanan yang sehat terus tersedia, mudah diambil, dan simpan kudapan di tempat tidak terlihat.

9. Tetaplah santai, tenang, dan konsisten. Jika Anda membiarkan waktu makan menjadi pertarungan kehendak, Anda tidak akan mendapatkan apa-apa.

10. Berikanlah selamat kepada diri sendiri ketika anak Anda makan dengan baik🙂

 

Jadi Bunda, ingatlah selalu melakukan pendekatan yang positif untuk memberikan makan kepaada buah hati anda, semoga menyenangkan!!🙂

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s