Berdarah-darah Mengejar Lulus

Bunda… curhat dikiiiiit aja yah, gak papa deh dianggap sampah. saya lagi gak betah di blog sebelah. Ada fans yang nguntit diriku di tiap postingannyah, huhuhu…. :p

Alhamdulillah, hari ini aku bantuin pengamatan dosenku, wuihhh… takjub luarbiasa daku melihat bentangan lahannya yang mencapai 4000 m2, terdiri dari 36 kombinasi perlakuan. benar2 berpuluh-puluh kali lipat dari bentangan lahan penelitianku (blush). Dan yang masih membuatku rada malu juga nih, secara bapaknya itu dah berumur, tapi semangat untuk mengerjakan disertasi-nya membumbung tinggi, Aku kalah jauh deh😀 tapi jujur sih, melihat semangatnya membuatku tertular sih, Alhamdulillah🙂

Eh, cerita dikit yah tentang pengalamanku yang berdarah-darah dalam membantu pengamatan sang dosen, hehehe…

Setelah perlakuan di lahan penelitianku, aku meluncur ke lahan dosen di Wonosari (Masya Allah, jaoh bener). Tanah daerah Gunung Kidul memang terkenal denga tanah vertisol/grumusolnya yang liat, kalo ujan licin, lengket, dan becek. tapi kalau kering tanahnya pecah-pecah dan remah. Nah rejekiku tuh, ke sana abis ujan malemnya, alhasil saat melewati pematang di antara lahan motorku bergoyang-goyang ria.

Eh, gak percaya tanah grumusol itu bahaya bagi kesehatan motor? hemmm… aku dah membuktikannya kok! Padahal kebiasaan jalan cepat masa SMP dah ilang lo, jalanku dah pelan-pelan, anggun (huek), dan tertata (hatchi!),  ehhh… tlusuuurrr… meluncurlah dengan mulus di atas tanah grumusol yang licin itu, hiks2… benar2 terduduk dan sakit karena lutut kiriku terantuk bebatuan gunung.

Belum cukup sampai di situ tjuinttt… Habis sudah pengamatan yang menguras energi tersebut, berjalanlah motor kami keluar lahan melewati pematang yang sama. namun agaknya kali ini aku kurang hati-hati, disamping meremehkan jalan yang sudah kering juga sudah sangat kelelahan. Begitu memasuki 2-3 meter pematang…

GEDEBOK!!!

BRAAK!!

Kali ini motorku nyusruk ke dalam galian di kiri pematang, karena tanah di situ masi lembek, motorku sampe seperti terhisap dalam tanah, hahaha… dan anehnya diriku langsung ketawa, ngetawain diri sendiri yang lucu, polos, dan menggemaskan, ups!! Hehe, gak ding, ngetawain karena sang dosen semakin jauh meninggalkanku tanpa sadar bahwa mahasiswi tercintanya sudah sukses terjatuh. Tapi Alhamdulillah beliau gak lama begitu,

“Wo… pantas, tak liat di spion kok gak ada, rupanya kau tertidur di sini…”

Yah! *tepuk jidat*

siapa yang tidur pak? hahaha…😀 berat ini naikin motor ke pematang yang benar…

karena penderitaanku yang bertubi-tubi hingga berdarah-darah tersebut (beneran luka ternyata diriku hehe), maka sang dosen tdk tega melihatku sodara-sodara! Alhasil diriku ditraktir makan dan dicuciin motor di tempat penyucian motor  sebelum pulang.

Huahhhh… udah, makasih ya udah dengerin curhatku, jarang-jarang kan aku curhat? hehe…

10 responses

  1. 😀

    ganbatte dek, itulah wonosari, meski itu tanah leluhur (ibu) mba, tapi mba juga belum bersahabat dengan tanah disitu, mblethok2 yen abis ujan, dulu mpe pernah mbersihin tanah yang nempel di sandal pake arit, saking nempelnya ma kita tuh tanah, ngikut mpe rumah😀

    semoga pengorbanan berdarahmu menjadikanmu selalu ingat akan perjuangan untuk lulus, ga terlupakan

    • iya mba, doain yah! afwan jadi gak banyak membantu…😦

      ternyata nti asli Wonossari ta? iya mba tanahnya pada nempel di sandal, sama dosenku suruh lepas kaus kai, >.<!

      tentu pengorbanan ini aku ingat selaluuu…🙂

      • yup. ibu mba asli wonosari dek, baca aja di “ta’aruf”nya blog mba

        gapapa dek, justru anti dah sangat banyak bantu koq dengan mengirimkan “bolodewo” sdm pengajar sekolah ceria😀 dan abntuan lainnya, jazakillah khoir, semoga Allah melancarkan tiap urusan anti, amin

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s