Mencintai Anak-anak?

Kemarin, saya berjumpa dengan seorang kawan yang belum lama  kenal, lalu tanpa sengaja kami mengobrolkan topik kegemaran saya, yaitu anak-anak. Dan dari perbincangan tersebut ada satu hal menarik yang melahirkan satu kesimpulan tentang kesukaan saya terhadap anak-anak.

Banyak orang yang mengira saya adalah pecinta anak-anak sejati (halah :p), selama beberapa dekade saya terbebani dengan predikat tersebut, karena terus terang tidak lantas kemudian saya mahir “mengendalikan” mereka, he he…😀

Ya, begitulah, sebenarnya yang terjadi adalah rasa takjub yang tak habis-habis saya kepada mahluk kecil bernama anak-anak. Kenapa? Marilah kita amat-amati karakter umum mereka, mulai dari kelucuan dan keimutan fisik mereka, lalu kepolosan dan kejujuran mereka, dan yang paling utama adalah kemauan yang kuat mereka untuk terus belajar dan belajar. Maka jangan dan usahlah jengkel melihat kelakuan mereka yang di luar batas kebaikan menurut orang dewasa, tak perlulah heran menyaksikan “kenakalan” yang mereka sering lakukan. Hei… mereka sedang belajar, see?🙂

di Jambore PAKM Moyudan

Nah, itulah latar belakang saya belajar dan membaca mereka, hanya sebentuk ketakjuban yang menerbitkan secercah penasaran dalam hati. It’s All Bunda!

kalau anda? yakin saya kalau anda sudah lebih banyak pengalamannya dibanding saya ya…🙂

2 responses

  1. wah kayaknya kenal sama yang di foto itu tuch, tapi mending Sani aja dech yang di”pajang”😀

    yup, memang dunia anak-anak itu ga da habisnya ya😀 menguji kesabaran dan keikhlasan juga

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s