(Lomba) Undangan Pernikahan

Mimpi menurut sebagian orang mungkin hanya bunga tidur, tapi tidak bagiku, karena tidak mungkin Allah menciptakan mimpi dengan sia-sia tanpa makna. Pikiranku ini sedikit terbuka setelah mengalami sebuah mimpi “kuat”, aku suka menyebutnya mimpi emosional. Mimpi yang mengerahkan segala emosiku sehingga ia muncul di permukaan alam sadarku. Ditambah dengan membaca beberapa buku dari sumber yang aku percaya.

Mungkin tidak hanya aku yang mengalaminya, mungkin banyak orang pernah mengalami. Mimpi ini dirasakan kuat sekali sehingga seolah-olah ia hadir secara nyata dalam kehidupan kita, seakan kita mengalami setiap detail kejadiannya, dan secara nyata kita terhanyut dalam emosinya, kuaaat sekali!! Pernahkah??

Aku lumayan sering begitu.

Mimpi yang paling keramat (hehe…), adalah sebuah mimpi yang pernah kualami akhir bulan April 2009…

Suatu kali di dalam mimpiku, aku mendapatkan beberapa undangan pernikahan dari beberapa orang. Aku amati satu per satu undangan yang ada di tanganku, aku sejenak terkesima, ah banyak sekali undangan dalam waktu yang berdekatan? benar-benar aneh… Selintas lalu sudut mataku berpadu dengan nama pengantin laki-laki yang tercetak di salah satu undangan, dan aku terkejut sekaligus tak percaya. Laki-laki itu adalah seseorang yang belum lama, ya kurang lebih 1-3 bulan yang lalu aku tolak lamarannya. Ah, aku turut bahagia, meski sulit kupercaya begitu cepat ia menemukan gantinya.

Di hari pernikahannya, aku dapat merasakan dengan jelas suasana pesta yang digelar, meriah, lengkap dengan keceriaan sepasang pengantin yang duduk di pelaminan. Aku larut di dalamnya, hingga tiba-tiba aku tersentak; terbangun entah oleh apa. Semua serba-tiba-tiba, aku terbangun dalam keadaan terduduk dan nafas memburu, bahkan jantungku berdetak kencang tak keruan. Aneh, biasanya aku langsung lelap meski terbangun di tengah malam, tapi kali ini lain, aku tak bisa memejamkan mata barang semenit pun. Setelah akhirnya kesal tidak mampu membawa diri ke alam mimpi lagi, aku pun memutuskan untuk sibuk mengutak atik kotak unyil, HPku.

Lima bulan berlalu, tepatnya pada bulan September, aku bertemu dengan teman pengantin laki-laki dalam mimpiku, iseng kutanyakan apakah laki-laki itu sudah menikah? Dan aku terkejut dengan jawaban yang kuperoleh,

“Iya mbak, sudah lama kok”

“Kapan tepatnya?”, kejarku penasaran,

“Tanggal 2 Mei 2009”

Jantungku kembali berdetak kencang, lamat-lamat aku ingat, di diary-ku aku pernah menulis, bahwa mimpi itu terjadi pada akhir bulan April 2009…

==========

Tulisan ini diikutkan dalam Lomba Menuliskan Mimpi Terindah atau mimpi Terburuk yang pernah Anda Alami. Semoga tidak terlambat๐Ÿ™‚

25 responses

  1. wah sebenarnya kalao dilihat dari kacamata islam, mimpi buruk itu tak boleh diceritakan..dinyanyikan boleh kan ada lagunya..dangdut tapinya๐Ÿ˜€

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s