Kunci Mendidik Anak Melakukan Kebiasaan Baik

Menghadapi anak kecil memang susah-susah gampang. Sekilas mungkin kita, orang dewasa akan berpikir betapa mudahnya memanipulasi mereka, mereka yang tidak tahu apa-apa, mereka yang hidup baru beberapa periode. Namun, tidak sedikit pula yang mampu menerima kenyataan bahwasanya sensitivitas anak-anak terhadap ketulusan begitu tingginya. Beruntung bagi anda yang masuk di barisan kedua🙂

Nah jika anda menginginkan sesuatu terjadi pada anak (terserah ya, mau anak anda sendiri, anak sodara, anak temen, murid anda, dsb), maka kuncinya adalah sabar dan konsisten. Inget, anak bukanlah orang dewasa mini yang terjebak dalam tubuh orang dewasa, mereka masih dalam proses belajar, jadi wajar jika mereka melakukan banyak kesalahan dan sering tidak sesuai dengan keinginan.

Tentang konsistensi, sebagai contoh, ada pengalaman pribadi yang saya dapat dari salah satu murid saya. Sebutlah Hamza (2 th), anaknya pendiam. Namun, dalam beberapa kali kesempatan saya selalu membiasakannya untuk teratur, misalnya kalau selesai bermain maka semua harus kembali seperti semula. ya, sulit awalnya. Tapi saya tak mengira suatu saat temannya (Fauzan, 2 tahun) datang bermain ke rumah. si kecil Hamza mengatakan kepada Fausan, “Nanti selesai main dirapiin lagi ya?”, begitu terus diulanginya pernyataan tersebut karena melihat si Fauzan cuek bebek. Beberapa waktu berlalu, bundanya Fauzan berpamitan akan pulang, dan tak disangka-sangka si kecil Hamza kembali mengingatkan, “mainannya dirapiin dulu yuk, mainannya dirapiin dulu..”, katanya sambil memasukkan mainan-mainan yang tercecer di lantai ke dalam toples.

Hmmm… dari sinilah saya yakin konsistensi dalam mendidik anak itu penting, mungkin tidak sekarang si anak melakukan apa yang kita inginkan, tetapi karena kita konsisten, ia menjadi sangat ingat dengan apa yang kita ajarkan kepadanya.

Yang kedua sabar, kenapa sabar? mungkin menurut beberapa orang aksi sabar ini sangat abstrak karena masuk dalam wilayah perasaan yang dalam pelaksanaannya berbeda-beda untuk tiap individu. Tapi tahukah anda? sabar adalah kunci paling pokok jika berhadapan dengan anak-anak. Lihat saja, jika anda tidak sabar menghadapi mereka, maka sia-sia apa yang anda usahakan terhadap mereka. Semakin anda tidak sabar, maka semakin menjauhlah si anak dari keinginan anda.

So, yuk mari belajar bareng-bareng yak!! ^__^

8 responses

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s